SALATIGA, 14 Desember 2025 — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan Lokalatih Psychosocial Relawan selama dua hari penuh, pada tanggal 13 hingga 14 Desember 2025. Bertempat di D’Emmeric Hotel, Salatiga, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas relawan PMI dalam memberikan dukungan psikologis bagi masyarakat terdampak bencana.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S. E., didampingi oleh Ketua PMI Demak, Akhmad Sugiharto, ST., MT. Turut hadir pula Dewan Kehormatan, jajaran Pengurus PMI Demak, staf, serta seluruh relawan dari unsur KSR (Korps Sukarela), TSR (Tenaga Sukarela), dan SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Kabupaten Demak.
Ketua Panitia Pelaksana, Sigit Raharjo, SN. S. STP. MM., yang juga merupakan Pengurus Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PMI Demak, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian krusial dari upaya berkelanjutan PMI dalam menyiapkan relawan yang kompeten di berbagai bidang.
Dalam sambutannya, Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S. E., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para relawan. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Demak memberikan dukungan penuh terhadap segala bentuk pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas relawan. “Pemerintah daerah menyadari betul betapa pentingnya peran relawan dalam penanganan bencana dan kemanusiaan. Oleh karena itu, kami akan selalu mendukung penuh segala bentuk pelatihan dan penguatan kapasitas relawan PMI, karena peningkatan kapasitas ini adalah investasi terbaik untuk memastikan masyarakat Demak mendapatkan pelayanan terbaik saat menghadapi krisis,” ujar Bupati Eisti’anah.
Ketua PMI Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, ST., MT., dalam sambutannya menekankan betapa vitalnya peran relawan.
“Relawan adalah jantung yang memompa semangat, tenaga, dan keberanian di garis depan. Khususnya di Kabupaten Demak, dengan dinamika bencana yang tinggi mencapai angka lebih dari 100 kejadian per tahun, peran relawan menjadi sangat vital dan tidak tergantikan.”
Namun, ia juga mengingatkan bahwa relawan yang tak kenal lelah dalam membantu orang lain, juga memiliki keterbatasan dan membutuhkan dukungan. “Mereka harus terus menerus memberikan dukungan kepada masyarakat yang rentan, tetapi sering kali lupa bahwa diri mereka sendiri juga membutuhkan perhatian dan penguatan,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan ini diharapkan dapat membekali seluruh relawan PMI Demak dengan keterampilan yang mumpuni dalam memberikan bantuan psychosocial, menjadikan mereka garda terdepan yang tidak hanya sigap fisik, tetapi juga kuat secara mental dan emosional.